Waspada usia pernikahan 20-25 tahun akan di uji oleh Allah SWT.

Di masa usia pernikahan 20–25 tahun, Allah SWT akan menguji dengan berbagai cobaan.

Ketulusan istri maupun suami diuji karena di usia pernikahan 20 tahun ke atas, rumah tangga bukan lagi sesuatu yang baru. Tentu sudah banyak gesekan dan pengalaman hidup bersama, serta sudah saling mengenal karakter masing-masing, baik suami maupun istri.

Pada masa ini sering muncul kejenuhan dalam berumah tangga — keinginan mencari suasana lain melalui gerak-gerik, cara berbicara, ataupun media sosial. Jika suami atau istri tidak waspada, maka dapat terjadi keretakan rumah tangga, bahkan sampai pada perselingkuhan dan perceraian.

Di usia 20–25 tahun pernikahan, perlu dibangun kembali keharmonisan rumah tangga, sebab pada masa ini masing-masing sudah memahami sifat, kondisi ekonomi, kekuatan fisik, bahkan kebutuhan biologis pasangannya.

Baca Juga  AKU

Dua puluh tahun adalah waktu yang tidak singkat. Masing-masing sudah berpengalaman dalam “pengelolaan pergerakan senyap”, dalam arti adanya kemungkinan pembelokan kepuasan dalam berbagai hal. Karena itu, waspadalah wahai suami dan istri.

Serangan dari luar terhadap rumah tanggamu bisa datang dari mana saja: sorotan tetangga, mantan, maupun melalui media sosial. Ada yang sekadar mencoba-coba mengirim pesan singkat dari berbagai penjuru: WhatsApp, Facebook, Messenger, Instagram, dan lainnya.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an: “Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” Maka kita harus waspada terhadap gerak-gerik istri, suami, dan anak-anak kita. Pada masa ini peluang penyelewengan sangat besar jika iman dan ketakwaan tidak kuat.

Baca Juga  Tren Berbusana Tapi Telanjang

Karena itu, penting untuk selalu menjaga komunikasi antara suami dan istri di sela-sela waktu, saling mengingatkan, saling keterbukaan, memeriksa handphone suami/istri, serta memeriksa handphone anak-anak agar terhindar dari sesuatu yang tidak kita inginkan.

Mudah-mudahan Allah SWT melindungi keluarga kita. Aamiin.

Leave a Comment