Ketika pelajar di ajarkan ilmu maka ada beberapa proses menuju hati,
setelah mendengarkan Pelajaran atau ilmu dari telinga di proses lewat rasional /akal kemudian di sinergikan dan di relasikan keseluruh tubuh melalui darah mengalir keseluruh tubuh.
Dalam proses itu disaring di filter yang bermuatan negative maka sensor tubuh membuang dari akal sehat manusia.
Menurut beberapa penelitian dalam satu menit manusia dapat menanmapung informasi dua juta informasi yang masuk dalam otak.
Setelah mendapat pengajaran di proses dan di saring kemudian di masukkan dalam hati berupa Cahaya yang bersinar terang lalu di letakkan posisi yang tepat dalam Lorong hati, barulah Allah menyiram kepahaman dan bercampur dengan Ilmu sinar tersebut menjadi warna putih kebiru-biruan dan ditetapkan dan disemayamkan (latifatul qolbi).
Ilmu mampu bersemayam dalam hati sampai menembus empat alam yang di jaga oleh Allah sampai hari pertanggung jawaban di hadapan Allah SWT.
Ilmu mampu menjaga pada pemiliknya dari sesuatu yang tidak di inginkan. Ilmu itu membaca tasbih kepada Allah SWT sampai hari kiamat dan pahalanya di peruntukkan kepada pemiliknya,Dan drajatnya di tinggikan disaksikan para malaikatNya. hal ini ilmu dapat di bagi menjadi beberapa bagian;
- Ilmu dhohir/syariat
- Ilmu batin /haqikat
Wallohu a’lam bishowap
